es timun serut segar
sumber : genpi.co



Es Timun Serut


Di bulan Ramadhan ini umat muslim akan melaksanakan puasa selama satu bulan penuh. Berat? Tentu saja tidak. Karena sudah menjadi kewajiban yang harus dijalankan.

Selain itu rahmat dan berkah yang didapatkan dalam bulan Ramadhan sungguh sangat luar biasa. Yang tidak dijumpai pada bulan-bulan lainnya.

Salah satu berkah yang biasa kita jumpai saat bulan Ramadhan adalah berlimpahnya makanan. Meja makan selalu penuh dengan aneka jenis makanan dan minuman.

Meski kita merasa masaknya tidak banyak. Namun ketika waktu berbuka puasa tiba, kok meja makan jadi penuh ya? Hal ini biasanya dikarenakan makanan dan minuman yang datang tiba-tiba dan tak terduga. Entah itu hantaran dari tetangga atau dari sanak saudara.

Para pedagang makanan dan minuman pun mengalami hal yang sama. Laris  manis. Sebanyak apapun makanan yang mereka jual selalu habis terjual .

Bicara tentang makanan dan minuman. Pada saat berbuka puasa yang namanya kolak atau es  menjadi menu yang harus ada di meja makan.

Entah itu kolak pisang, kolak biji salak, kolak labu, kolak singkong. Sedangkan untuk es biasanya ada es buah, es blewah, es kelapa atau es sirup saja. Pokoknya judulnya es.

Kalau kolak kebetulan orang rumah tidak terlalu suka. Sehingga tidak menjadi menu wajib yang harus ada saat berbuka puasa. Nah, kalau es nih yang harus ada. Terutama es blewah.

Terlebih Es blewah menjadi primadona di rumah dibandingkan es buah atau kelapa. Praktis sih. Bisa dibuat sendiri di rumah. Cukup dengan menyediakan satu botol sirup dan satu buah blewah. Maka es blewah bisa dinikmati sepuasnya bersama keluarga.

Saking sukanya dengan es blewah, walaupun bulan Ramadhan sudah lewat. Namun es blewah kerap selalu menghiasi meja makan.

Seperti yang terjadi belum lama ini. Ada celetukan yang membuat bengong. "Kayaknya enak nih siang-siang minum es blewah. Udah lama enggak bikin es blewah juga ya?"

Saya pun jadi membayangkan segelas es blewah yang baru dikeluarkan dari dalam kulkas. Seger banget rasanya. Masalahnya hari gini mau beli blewah di mana?

Selain belum musimnya, sehingga belum banyak tukang sayur yang menjual blewah. Dalam situasi seperti sekarang ini jangankan blewah, Mencari tukang sayurnya juga susah.

Pedagang sayur keliling sudah mulai berkurang. Paling beberapa warung sayur saja yang buka. Itu pun warung sayur yang tidak cukup besar.

Dalam kondisi seperti sekarang ini di mana ada pembatasan untuk keluar rumah. Maka belanja biasanya satu Minggu sekali. Itu pun belanjanya buru-buru.

Pokoknya yang sekiranya penting saja untuk kebutuhan selama satu Minggu. Jadi boro-boro kepikiran beli blewah. Lagi pula belum masuk bulan Ramadhan.

Namun mendengar ada yang sedang ingin es blewah, hati ini menjadi gundah gulanah. Lagi-lagi berpikir keras. Sambil melihat isi kulkas. Tak sengaja lewat depan rumahmu (nyanyi dikit itung2 hiburan), eh itu sih lagu tenda biru ya? Maksudnya tak sengaja melihat buah timun di kulkas. Lalu terbesit lah ide brilian ini. Eaaaa... Eaaaa...

Kenapa enggak bikin es timun aja? Wow sirupnya juga ada. Uhuy, langsung semangat 45 berkobar untuk kebahagiaan orang rumah. Timun yang biasanya dipakai untuk lalapan, akan berpindah tempat ke dalam gelas, wkwkwk. Timun pun segera dieksekusi.

Cara membuat es timun segar menggoda:

1 . Cuci bersih buah timun (eh buah apa sayur ya) sudah lah...

2 . Belah dua lalu buang bijinya (bisa juga bijinya disimpan buat lalapan nanti) hehe..

3 . Kerok daging buah timun dengan alat pengerok es, seperti yang digunakan untuk mengerok blewah

4 . Taruh dalam wadah 

5 . Tuang sirup secukupnya ke dalam wadah berisi timun yang sudah dikerok

6 . Tambahkan air secukupnya

7 . Simpan dalam lemari es

8 . Setelah beberapa saat, tuangkan ke dalam gelas

9 . Sajikan

Asik, es blewah. Eh, Es Timun sudah bisa dinikmati. Rasanya? Tak kalah dengan es blewah. Justru lebih segar, mau? bikin sendiri.... Karena ada kres-kresnya saat dimakan. Penasaran? cobain kuy... (EP)


Sumber : kompasiana.com