Cara Membuat Multi Bootable di Flashdisk Dengan Menggunakan Yumi


Media installasi yang menggunakan flashdisk sangat bermanfaat sebagai alternatif pengganti CD/DVD. Karena sekarang ini sudah banyak pengguna notebook, yang mana pada notebook ini tidak terdapat DVD-ROM untuk melakukan instalasi menggunakan CD/DVD. Selain sebagai alternatif, USB flashdisk ini juga sangat cepat dalam proses instalasi dibandingkan dengan CD/DVD.

How to Make Multi Bootable on a Flashdisk Using Yumi - Media installation that uses a flash is very useful as an alternative to a CD / DVD. Because now there are many notebook users, which in this notebook does not have a DVD-ROM to install using a CD / DVD. Apart from being an alternative, this USB flashdisk is also very fast in the installation process compared to CD / DVD.

Bicara soal media instalasi flashdisk, beberapa waktu lalu saya pernah menulis 10 Cara Mɐnghafal dɐngan Cɐpat, Mudah, dan ɐfɐktif 


Berniat meneruskan tulisan saya waktu itu, kali ini saya ingin menunjukan kepada Anda bagaimana caranya membuat sebuah flashdisk dapat digunakan lebih dari satu bootable, atau sering disebut multiboot. Pada dasarnya cara membuat bootable ini sama seperti sebelumnya, hanya saja software yang kita gunakan kali ini adalah YUMI (Your Universal Multiboot Installer), dan juga sistem operasi yang akan kita buat bootable-nya lebih dari satu.

Intend to continue my writing at that time, this time I want to show you how to make a flashdisk that can be used more than one bootable, or often called multiboot. Basically how to make this bootable the same as before, it's just that the software we use this time is YUMI (Your Universal Multiboot Installer), and also the operating system that we will make bootable for more than one.

Pada tutorial ini, saya ingin membuat multi bootable flashdisk windows 10, windows 7 dan windows xp. Aplikasi YUMI ini juga bisa digunakan jika Anda ingin membuat bootable OS lain, seperti Linux, Hiren’s Boot CD, dan lain-lain.  Untuk memulainya, ada baiknya jikga kita sudah mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu sebagai berikut:

In this tutorial, I want to make a multi bootable Windows 7 and Windows XP flashdisk. YUMI application can also be used if you want to make another bootable OS, such as Linux, Hiren's Boot CD, and others. To begin, it's good if we have prepared the tools and materials to be used, which are as follows:

YUMI, software yang akan kita gunakan. Download disini.

YUMI, the software we will use.

USB Flashdisk, kapasitas yang saya gunakan 4 GB, lebih besar juga tidak masalah.
File ISO Sistem Operasi.

USB Flashdisk, the capacity that I use 4 GB, bigger is also no problem.
ISO Operating System File.

Jika semua alat dan bahan sudah disiapkan, langsung saja simak step by step-nya dibawah ini:
If all tools and materials have been prepared, just refer to the step by step below:

1. Jalankan YUMI yang sudah kita download tadi.
1. Run YUMI that we downloaded

2. Pada bagian License Agreement, klik I agree untuk melanjutkan.
2. In the License Agreement section, click I agree to continue.


3. Yang harus kita lakukan pada bagian ini adalah:
3. What we have to do in this section is:

Step 1: Pilih drive USB flashdisk kamu. Pada gambar terlihat bahwa USB terletak pada Drive I:. Kemudian centang We Will Fat32 Format F: Drive!.

Step 1: Select your USB flash drive. In the picture it appears that the USB is located on Drive I :. Then check We Will Fat32 Format F: Drive !.

Step 2: Pilih jenis sistem operasi atau distro yang hendak di buat bootable-nya di flashdisk, pada gambar terlihat kalau saya memilih Windows Vista/7/8 Installer. Karena sistem operasi pertama yang akan saya masukan adalah windows 7.

Step 2: Choose the type of operating system or distro that you want to make bootable on the flashdisk, the picture shows if I choose Windows Vista / 7/8 Installer. Because the first operating system that I will enter is Windows 7.

Step 3: Cari lokasi file dimana ISO sistem operasi Anda tersimpan. Untuk mencarinya klik browse. Setelah semua sudah sesuai, langsung saja klik Create.

Step 3: Locate the file location where your operating system ISO is stored. To search for it, click browse. After everything is appropriate, just click Create.


4. Jika ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelum proses dilanjutkan, klik saja yes maka proses akan berlanjut.

4. If there is a confirmation or notification before the process continues, just click yes then the process will continue.


5. Tunggu sebentar proses penformatan, copy file, extracting file, dan installasi.
5. Wait a moment the process of formatting, copying files, extracting files, and installation.



6. Jika sudah selesai klik next.
6. When finished, click next.


7. Nanti akan ada pertanyaan yang menawarkan Anda, apakah ingin menambahkan ISO atau distro lainnya sekarang. Klik yes untuk menambahkan ISO yang lain.

7. Later there will be questions that offer you, if you want to add ISO or other distributions now. Click yes to add another ISO.


8. Langsung saja pilih OS atau distro yang akan kita masukan, saya memilih Windows XP Installer. Kemudian cari dan pilih file ISO yang sesuai. Catatan: jangan centang opsi Format drive atau view or remove installed distros.

8. Just select the OS or distro that we will enter, I chose Windows XP Installer. Then find and select the appropriate ISO file. Note: uncheck Format drive or view or remove installed distros.

9. Kemudian klik Create, tunggu proses hingga selesai.
9. Then click Create, wait for the process to finish.


10. Setelah selesai nanti akan ada pertanyaan seperti tadi, dimana kita ditawarkan untuk menambahkan ISO yang lain. Klik yes, jika Anda ingin menambahkan lagi. Klik No, jika tidak ingin menambahkan lagi. Jika Anda ingin menambahkan, ulangi saja mulai dari langkah ke 6.

10. After finishing, there will be questions like this, where we are offered to add another ISO. Click yes, if you want to add more. Click No, if you don't want to add more. If you want to add, just repeat starting from step 6.


Dengan mengikuti beberapa langkah di atas, kita sudah memiliki dua buah bootable pada flashdisk kita. Jika kita ingin melakukan installasi menggunakan flashdisk, jangan lupa untuk mengatur setting pada BIOS agar booting awal mengarah ke USB Flashdisk.

By following a few steps above, we already have two bootables on our flashdisk. If we want to do an installation using a flash, don't forget to adjust the settings in the BIOS so that the initial boot point to the USB Flashdisk.


                        Yumi Multi Bootable                 
                                            DOWNLOAD

Baca Juga :