iphone se murah


Apple resmi memperkenalkan iPhone SE. Merupakan ponsel termurah besutan raksasa teknologi asal Cupertino itu, harganya dibanderol mulai Rp 6 jutaan.

Model SE generasi kedua ini dibandrol dengan harga US$ 399 atau setara dengan Rp 6,3 juta. Harga ini jauh di bawah iPhone 11 termurah yang dibandrol seharga US$ 699 (setara Rp 11 juta) dan iPhone 11 Pro Max berharga US$ 1.099 atau (setara Rp 17 juta). 

Layar dari ponsel iPhone murah ini berukuran 4,7 inci, lebih kecil dari iPhone terbaru yang sudah meluncur lebih dulu. Apple juga menawarkan tampilan layar Retina HD, video 4K dan tombol beranda yang memungkinkan memiliki fungsi TouchID.

Ukuran yang lebih kecil dan diadakannya kembali fitur TouchID dapat membantu lebih menekan biaya. Tapi juga dinilai dapat mematikan pelanggan yang terbiasa dengan jajaran iPhone saat ini yang lebih besar dengan kerapatan piksel lebih tinggi dan opsi membuka kunci melalui FaceID.

Ponsel iPhone SE 2 ini dilengkapi kamera wide dengan stabilisasi gambar dan fokus otomatis lebih cepat ealaupun dalam cahaya rendah. Fitur lainnya seperti mode potret, dan alat penyesuaian pencahayaan. Dalam sebuah unggahannya di Twitter , CEO Tim Cook menyebutnya sebagai sistem kamera tunggal terbaik yang pernah ada di iPhone terbaru.

Baterai yang dimilikinya berdaya tahan yang sama dengan iPhone 8. Ponsel ini tersedia dalam varian warna putih, hitam dan merah. Kapasitas memori, disediakan tiga varian: 64 GB dihargai US$ 399 (Rp 6,3 juta), 128 GB US$ 449 (Rp 7 juta) dan 256 GB dibanderol US$ 549 (Rp 8,6 juta).

Akan tersedia untuk pre-order mulai Jumat, 17 April 2020 dan dikirimkan ke pelanggan pada tanggal 24 April 2020.

Dengan harga yang lebih rendah memungkinkan Apple menarik lebih banyak pelanggan di Amerika Serikat dan internasional termasuk di Indonesia. Serta bisa bersaing lebih baik dengan produsen berbasis Android seperti Google dan Samsung, yang sudah menawarkan alternatif selain iPhone yang lebih murah.


Sumber : tempo.co